Pariwisata, Ilmu Pariwisata & Wisatawan

Pengertian Pariwisata

Ketetapan MPRS No.1-II Tahun 1996 menjelaskan bahwa pengertian pariwisata, adalah : “Suatu cara untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam memberi hiburan rohani dan jasmani setelah beberapa waktu bekerja serta mempunyai modal untuk melihat-lihat daerah lain (pariwisata dalam negeri) atau negara-negara lain (pariwisata luar negeri)”.

Pantai Teluk Manado di Kota Manado

Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan; pengertian pariwisata, adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, Pemerintah, dan Pemerintah Daerah.

Dalam buku yang berjudul Pengantar Ilmu Pariwisata oleh Yoeti, 1996:116), pengertian pariwisataadalah : “Suatu perjalanan yang dilakukan untuk sementara waktu, yang diselenggarakan dari suatu tempat ke tempat lain, dengan maksud bukan untuk berusaha (business) atau mencari nafkah di tempat yang dikunjungi, tetapi semata-mata untuk memenuhi keinginan yang beraneka ragam”.

Prof. Hunzieker dan Prof. K. Krapt (dalam Yoeti, 1996 : 115) memberikan batasan yang bersifat teknis, mengatakan bahwa pariwisata adalah: “Keseluruhan dari gejala-gejala yang ditimbulkan oleh perjalanan dan pendiaman orang-orang asing serta penyedian tempat tinggal sementara asalkan pendiaman itu tidak tinggal menetap dan tidak memperoleh penghasilan dari aktivitas yang sifatnya sementara tersebut”.

Prof. Salah Wahab (bangsa mesir) dalam bukunya berjudul “An Introduction On Tourist Theorapy” (dalam Yoeti, 1996 :116) menjelaskan bahwa pariwisata adalah:“Suatu aktivitas manusia yang dilakukan secara sadar yang mendapatkan pelayanansecara bergantian diantara orang-orang dalam suatu negara itu sendiri ataupun di luarnegeri meliputi pendiaman orang-orang dari daerah lain (suatu negara) untuksementara waktu dalam mencari kepuasan yang beranekaragam dan berbeda denganapa yang dialami di tempat ia memperoleh pekerjaan tetap”.

Ilmu Pariwisata

Adalah suatu ilmu yang mempelajari suaturangkaian kegiatan yang dilakukan oleh manusia baik secara perorangan ataupun kelompokdi dalam wilayah negaranya sendiri atau negara lain dengan menggunakan kemudahan jasa/pelayanan yang disediakan oleh pemerintah, dunia usaha dan industri agar terwujudkeinginan wisatawan.

Wisatawan

Jika ditinjau dari arti kata “wisatawan” yang berasal dari kata “Wisata”makasebenarnya tidaklah tepat sebagai pengganti kata “Tourist” dalam bahasa inggris. Kata itu berasal dari bahasa sansekerta “Wisata”yang berarti “perjalanan” yang sama atau dapat disamakan dengan kata “Travel”dalam bahasa Inggris.

Jadi orang melakukan perjalanan dalam pengertian ini, maka wisatawan sama artinya dengan kata “Travelerkarena dalam bahasa Indonesia sudah merupakan kelaziman memakai akhiran “wanuntuk menyatakan orang dengan profesinya, keahliannya, keadaan jabatannya dan kedudukan seseorang.

Menurut 5 (lima) Resolusi Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa No. 870 pengertian wisatawan,  adalah : “Setiap orang yang mengunjungi suatu negara yang bukan merupakan tempat tinggalnya yang biasa, dengan alasan apapun juga, kecuali mengusahakan sesuatu pekerjaan yang dibayar oleh negara yang dikunjunginya”.

Menurut rumusan di atas, termasuk didalamnya pengunjung sementara yang paling sedikit tinggal selama 24 jam di negara yang dikunjungi dan tujuan perjalanannya dapat digolongkan ke dalam klasifikasi sebagai berikut ini :

  • Pesiar (leisure).
  • Hiburan dagang (business), keluarga, konfrensi, dan misi. (Editor : Rafans Manado – dari berbagai sumber),-
About these ads

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s