Anggota Volksraad Mewakili Manado – Sulut

Sejak didirikannya Volksraad tahun 1918 (semacam DPR RI), yakni pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda di Indonesia; tercatat ada beberapa anggotanya yang berasal dari Kota Manado Daerah Sulawesi Utara (Sulut). Mereka itu, adalah :

Ir. Soekarno (mantan Presiden RI) & DR. Sam Ratulangi

A. L. Waworuntu, asal Minahasa. Lulusan Hoofden School Tondano, Mantan Hukum Besar (Kepala Distrik) Sonder. A.L. Waworuntu pada tahun 1900 pernah mengemukakan pendapat mengenai perlu dipikirkan suatu bentuk pemerintahan sendiri untuk Minahasa yang lepas dari Belanda. 

Petrus Mandagi, asal Minahasa. Lulusan Hoofden School Tondano, Mantan Kepala Distrik Manado Bantik dengan gelar Mayor.

Mogot, asal Minahasa. Lulusan Hoofden School dengan Jabatan terakhir sebagai Hukum Besar Ratahan yang bergelar Mayor.

B. W. Lapian, asal Kawangkoan Minahasa. Pendidikan HIS, mulai terjun di Politik tahun 1926 dan pernah duduk sebagai anggota Minahasaraad. B. W. Lapian, adalah tokoh pejuang peristiwa patriotik 14 Pebruari 1946 di Manado dalam mana Dia ditunjuk sebagai Kepala Pemerintahan Sipil Sulawesi Utara.

DR. G.S.S.J (Sam) Ratulangi, diangkat sebagai anggota Volksraad mewakili Organisasi Politik Persatuan Minahasa. Berpendidikan Europesche Lagere School dan Hoofden School di Tondano, Koningin Wilhelmina School (KWS) di Jakarta, Ijazah Guru dan Ijazah Middelbaar Wiskunde en Paedagogiek di Amsterdam, Kuliah di Amsterdam dan Swiss. Tahun 1919 mencapai gelar Doktor Ilmu Alam dan Ilmu Pasti di Universitas Zurich Swiss.

Selain itu, orang Minahasa yang pernah duduk sebagai Anggota Parlamen Belanda (Tweede Kamer), adalah :

L. N. Palar, berpendidikan Christelijke HIS dan MULO di Tondano, AMS di Yogyakarta, Technische Hoge School di Bandung. Setelah meneruskan pelajarnnya di Nederland, Dia terjun di dunia politik masuk Sociaal Democratisch Arbeiders Partij, lalu mewakili organisasi itu di Tweede Kamer. L. N. Palar ketika itu, mati-matian memperjuangkan kepentingan Indonesia dalam perdebatan-perdebatan di PBB. Dia pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia di India dan Wakil Tetap Republik Indonesia di PBB.

Christian Ponto, anak Raja dari Kerajaan Kendahe-Tahuna, yakni Raja R. S. Ponto.

A. P. Mokoginta, berasal dari Bolaang Mongondouw. Memulai kariernya dari Kepamongprajaan, Mantan Kepala Distrik (Penghulu) Bolaang dan merangkap sebagai Kepala Kantor Kerajaan Bolaang Mongondouw. Pernah belajar di Sekolah Pertanian Bogor serta duduk sebagai anggota panitia Pembangunan Kotamobagu untuk mendirikan Ibukota Onderafdeeling.

Demikianlah sekilas info tentang para mantan Anggota Volksraad yang berasal dari Daerah Sulawesi Utara. Masih banyak lagi tentunya, namun Saya batasi untuk itu saja.

Mereka telah banyak berbuat untuk Bangsa dan Negara Indonesia khususnya dalam mencapai cita-cita merebut Kemerdekaan Indonesia dari bangsa penjajah. Terima kasih patut Kita sampaikan kepada mereka. Jasa-jasa kalian akan Kami kenang selama-lamanya. Semoga demikian. (Editor : Rafans Manado – dari berbagai sumber),-

About these ads

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s