Kebudayaan Daerah Sulawesi Utara

Penduduk Sulawesi Utara (Sulut) terdiri dari 3 (tiga) kelompok etnis utama, yaitu Suku Minahasa, Suku Bolaang Mongondow (Bolmong), dan Suku Sangihe dan Talaud (Satal).

Nyong & Noni Sulut bersama Bapak & Ibu Gubernur Sulut

Masing-masing kelompok etnis tersebut terbagi pula dalam sub etnis yang memiliki bahasa, tradisi, dan norma-norma kemasyarakatan yang khas. 

Dengan demikian, bahasa yang ada di Sulawesi Utara dibagi ke dalam :

  1. Bahasa Minahasa, yakni Toulour, Tombulu, Tonsea, Tontemboan, Tonsawang, Ponosakan, dan Bantik.
  2. Bahasa Sangihe Talaud, yakni Sangie Besar, Siau, dan Talaud.
  3. Bahasa Bolaang Mongondow, yakni Mongondow, Bolaang, Bintauna, dan Kaidipang.

Namun demikian Bahasa Indonesia adalah Bahasa Nasional yang digunakan dan dimengerti dengan baik oleh sebagian besar penduduk Sulawesi Utara.

Agama yang dianut oleh penduduk di Propinsi Sulawesi Utara adalah agama Protestan, agama Katolik, agama Islam, agama Hindu, dan agama Budha. (Editor : Rafans Manado),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s