Taman & Ornamen – Ornamen Kota Di Manado

Taman dan ornamen-ornamen kota yang menghiasi wajah Kota Manado, yakni :

Monumen Yesus Memberkati di Kota Manado

1. Taman Sparta Tikala

Sebagai alun-alun Kota Manado karena letaknya didepan Kantor Walikota Manado, taman ini menjadi tempat santai diwaktu malam dari masyarakat sekedar untuk bersantai.

Kegiatan wisata yang  dapat dilakukan ditempat ini, yaitu bersantai menikmati alam Kota Manado yang bersih dan indah.

Terletak di Kelurahan Tikala Kecamatan Tikala yang dapat ditempuh selama 20 menit dari pusat Kota Manado dengan menggunakan transpotasi darat.

2. Patung Toar Lumimuut

Nampak indah dan mengagumkan menghiasi wajah Kota Manado di Kelurahan Komo Luar Kecamatan Wenang yang dapat ditempuh selama 20 menit dari pusat Kota Manado dengan menggunakan transportasi darat. Patung ini mengingatkan pada sejarah orang Minahasa pertama, yakni seorang putri bernama Karema.

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini, adalah melihat dan mengenal manusia pertama yang mendiami tanah Malesung atau Minahasa.

3. Patung Dotu Lolong Lasut

Sangat gagah perkasa berdiri ditengah-tengah Teater Terbuka Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Pusat Kota Manado Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang. Dotu Lolong Lasut adalah cikal bakal berdrinya Kota Manado.

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini, adalah melihat, mengenal, dan mengetahui sejarah berdirinya Kota Manado.

4. Patung Ibu Maria Walanda Maramis

Dibangun dengan sosok wanita asal daerah Sulawesi Utara yang bersifat kepribadian seorang Ibu Sejati Indonesia dan menghiasi wajah Kota Manado di Kelurahan Komo Luar Kecamatan Wenang yang dapat ditempu selama 15 menit dari pusat Kota Manado dengan menggunakan transportasi darat. Ibu Maria Walanda Maramis adalah pelopor pejuang kaum wanita dalam bidang pendidikan di jaman pendudukan Belanda. Ia juga adalah pendiri organisasi PIKAT (Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya).

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini, adalah melihat, mengenal, dan mengetahui sejarah perjuangan seorang wanita asal Sulawesi Utara di bidang pendidikan.

5. Patung DR. G.S.S.J Ratulangi

Dengan sangat berwibawa berdiri dipersimpangan Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Ranotana Kecamatan Sario yang dapat ditempuh selama 25 menit dari pusat Kota Manado dengan menggunakan transportasi darat. DR. G.S.S.J Ratulangi atau dikenal dengan sebutan Sam Ratulangi lahir pada tanggal 5 Nopember 1890. Putera Minahasa yang meraih Dokter Matematika pertama di Indonesia. Semboyannya yang terkenal, yaitu Sitou Timou Tumou Tou (Manusia Hidup Untuk Menghidupkan Manusia).

Kegiatan yang dapat dilakukan ditempat ini, adalah melihat, mengenal, dan mengetahui sejarah seorang pejuang bangsa Indonesia asal Minahasa.

6. Patung Wolter Robert Mongisidi Dan Piere Tendean

Didirikan sebagai peringatan atas jasa-jasa dua putera yang bersal dari Minahasa, yakni Wolter Robert Mongisidi atau yang akrab disapa Bote putera Bantik Malalayang yang tewas dibunuh regu tembak Belanda di Makassar Sulawei Selatan karena berjuang melawan Belanda ketika itu. Semboyannyanya ialah “Setia Hingga Akhir Dalam Keyakinan”. Kapten Piere Tendean putera Minahasa yang gugur pada peristiwa G 30 S/PKI dalam usahanya mempertahankan Pancasila dan digelari pahlawan revolusi.

Terletak di Kelurahah Bahu Kecamatan Malalayang yang dapat ditempuh selama 30 menit dari pusat Kota Manado dengan menggunakan transportasi darat.

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini, adalah melihat, mengenal, dan mengetahui sifat patriotrisme (cinta tanah air)  putera asli asal Minahasa.

7. Patung Batalyon Worang

Terletak di pusat Kota Manado Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang. Tugu ini dibangun sebagai peringatan terhadap perjuangan salah satu Batalyon TNI AD (Tentara Naional Indonesia Angkatan Darat) pimpinan Mayor H. V. Worang seorang putera asal Minahasa (Mantan Gubernur Sulawesi Utara) yang ketika itu melakukan pendaratan di Minahasa untuk melawan penjajah. Monumen ini terlihat sangat patriotik dan menggugah semangat juang.

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini, adalah melihat, mengenal, dan mengetahui sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah.

8. Gerbang Bobocah

Bobocah adalah nama sejenis ikan dalam bahasa Manado. Gerbang Bobocah dibangun dipinggiran Kota Manado Kelurahan Malalayang Dua Kecamatan Malalayang yang dapat ditempuh selama 35 menit dari pusat Kota Manado dengan menggunakan transportasi darat. Disamping sebagai batas kota, gerbang Bobocah menjadi tempat wisata dari masyarakat Kota Manado dan sekitarnya karena terletak dipinggir pantai Malalayang Dua.

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini, adalah rekreasi pantai, relax dan bersantai.

9. Monumen Yesus Memberkati

Monumen ini terletak di Kompleks Perumahan Elite Citra Land Kelurahan Winangun Kecamatan Malalayang dengan tinggi sekitar 30 meter.

Dapat ditempuh selama 25 menit dari pusat Kota Manado dengan menggunakan transportasi darat.

Merupakan tempat wisata religi bagi umat Kristiani. (Oleh : Rafans Manado),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s