Memahami Kegiatan Promosi Obyek Wisata

Pemasaran adalah seluruh kegiatan untuk mempertemukan permintaan dan penawaran, sehingga pembeli mendapat kepuasan dan penjual mendapat keuntungan maksimal dengan resiko serendah-rendahnya (James. J. Spillane dalam Ediwarsyah 1987).

Batu Dinding Kilo Tiga Amurang, Minahasa Selatan – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

Menurut Mursid (2003) Pemasaran adalah semua kegiatan usaha yang bertalian dengan arus penyerahan barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen.

Lebih lanjut Winardi dalam Ediwarsyah (1986) mengatakan bahwa pemasaran adalah aktifitas dunia usaha yang berhubungan dengan arus benda-benda serta jasa-jasa dari produksi sampai konsumsi dimana termasuk tindakan membeli, menjual, menyelengarakan reklame, menstandarisasi, pemisahan menurut nilai, mengangkut, menyimpan benda-benda, serta informasi pasar.

Berdasarkan keterangan di atas dapat di ambil kesimpulan pemasaran adalah suatu kegiatan usaha perdagangan baik dalam bentuk barang-barang atau jasa, yang dilakukan oleh Si penjual kepada Si pembeli, didalamnya termasuk tindakan memperkenalkan barang-barang dan jasa, menjual, membeli, menstandarisasi dengan tujuan untuk memberi kepuasan antara Si penjual kepada Si pembeli dengan melalui proses pertukaran.

Berdasarkan keterangan di atas di ambil kesimpulan bahwa dalam kegiatan pemasaran maka akan ada kegiatan promosi, karena promosi ini sangat diperlukan untuk mempertemukan antara produsen dengan konsumen, memperkenalkan jenis dan mutu barang dan jasa yang dihasilkan sehingga antara Si pembeli dan Si penjual mendapat kepuasan.

Promosi adalah usaha untuk memajukan sesuatu, kerap kali istilah promosi dihubungkan dengan misalnya kepariwisataan dan perniagaan yang berarti usaha untuk memajukan kedua bidang tersebut. Karena tujuan promosi adalah :

  1. Untuk memperkenalkan perusahaan kepada pihak luar.
  2. Untuk meningkatkan penjualan
  3. Sebagai sarana untuk memberitahukan kepada pihak luar tentang kehebatan perusahan tersebut.
  4. Ingin mengetengahkan segi kelebihan perusahan atau produk atau jasa terhadap saingan.

Bila dikaitkan dengan kepariwisataan maka yang menjadi sasaran promosinya adalah obyek wista, yaitu dengan cara memaparkan keadaan daya tarik dari wisata tersebut, sarana dan prasarana yang telah tersedia di obyek wisata, sehingga menimbulkan keinginan orang untuk berkunjung di obyek wisata tersebut.

Berdasarkan gambaran di atas maka dapat disimpulkan bahwa tujuan promosi obyek wisata adalah :

  1. Agar masyarakat mengetahui bahwa ada obyek wisata yang baik untuk di kunjungi.
  2. Untuk meningkatkan jumlah arus kunjungan wisatawan.
  3. Untuk menunjukkan pada wisatawan tentang keadan obyek wisata yang mempunyai sifat spesifik dan mempunyai kelebihan dibandingkan dengan obyek wisata lainnya.
  4. Untuk meningkatkan sumber pendapatan masyarakat terutama yang ada di lingkungan obyek wisata. (Editor : Rafans Manado),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s