Penetapan Lokasi Obyek Wisata Di Daerah

Dalam menetapkan suatu lokasi obyek wisata harus benar-benar diperhatikan tentang karakteristik alam dan juga letak lokasi obyek wisata yang strategis, karena dapat mempengaruhi minat wisatawan yang akan datang nantinya.

Arena Pacuan Kuda Tompaso di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

Untuk itu perencanaan harus sesuai dengan pembangunan pariwisata di daerah, sehingga pengembangannya dapat dilaksanakan secara optimal sesuai dengan kondisi kawasan dan tidak mengganggu kegiatan komunitas di sekitar kawasan tersebut.

Oleh karena itu pembangunan obyek wisata perlu dilakukan di tempat yang strategis, yang nantinya dapat menarik minat pengunjung terutama bagi obyek wisata yang berorientasi menjual suasana obyeknya dan produknya.

Faktor yang menjadi pertimbangan obyek wisata, yaitu :

  • Mudah dijangkau dan dekat dengan kelompok sasaran.
  • Pada suatu obyek wisata penetapan lokasi merupakan salah satu pendukung pariwisata yang nantinya dapat menentukan seberapa banyaknya wisatawan yang akan datang bila ingin menetapkan suatu lokasi obyek wisata yang ingin dibangun.

Landasan Hukum Obyek Wisata

Landasan hukum dalam pengembangan obyek wisata bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara keduanya dan dalam rangka memanfaatkan potensi obyek wisata. Suatu kegiatan dalam pengembangan suatu obyek wisata perlu adanya hukum yang turut membantu dan mengikat serta menjaga obyek wisata dalam upaya perlindungan terhadap pelestarian dan perawatan obyek wisata.

Secara fungsional perencanaan, pemanfaatan, pembinaan, dan pengembangan kepariwisataan menjadi tugas dan tanggung jawab Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif RI.

Untuk itu perlu adanya koordinasi antara kementerian ini dengan pihak-pihak yang terkait dalam pengembangan obyek wisata. Untuk itu landasan hukum ini sekaligus sebagai wadah dan payung hukum bagi suatu obyek wisata.

Sebuah lembaga hukum mempunyai kekuatan untuk dapat mengikat dan melindungi terhadap pelestarian dan pemanfaatan alam bagi suatu obyek wisata, karena landasan hukum ini sangat dijunjung tinggi oleh Negara Indonesia sebagai negara yang berazaskan hukum maupun mengutamakan hukum yang berlaku. Landasan hukum inilah yang menjadi pedoman masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Arah Dan Asas Obyek Wisata

Arah pengembangan dari obyek wisata adalah :

  1. Meningkatkan nilai estetika dan keindahan alam.
  2. Meningkatkan pengembangan objek wisata.
  3. Memberikan nilai rekreasi.
  4. Meningkatkan kegiatan ilmiah dan pengembangan ilmu pengetahuan.
  5. Meningkatkan keuntungan.

Adapun 2 (dua) keuntungan ekonomi, yaitu:

a. Keuntungan ekonomi bagi masyarakat daerah :

  • Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pengangguran.
  • Meningkatkan pendapatan masyarakat daerah.
  • Meningkatkan popularitas daerah.
  • Meningkatkan produksi.

b. Keuntungan ekonomi bagi objek wisata.

  • Meningkatkan pendapatan objek wisata tersebut.
  • Meningkatkan gaji pegawai pengelola objek wisata.
  • Meningkatkan sarana dan prasarana yang ada pada objek wisata.
  • Meningkatkan sikap kesediaan dalam berperan serta untuk melestarikan potensi daerah objek wisata dan lingkungan hidup serta manfaat yang diperoleh.
  • Meningkatkan sikap dan kreasi dan inovasi para pengusaha objek wisata.
  • Serta meningkatkan mutu asesilitas dan bahan-bahan promosi dalam pengembangan suatu objek wisata.

Pengembangan obyek wisata didasarkan atas asas sebagai berikut :

1. Asas Pelestarian

Penyelenggaraan program sadar wisata terhadap suatu objek wisata yang hendak dikembangkan dan diarahkan bertujuan untuk meningkatkan kelestarian alam dan lingkungan objek wisata serta kesegaran udara di daerah objek wisata tersebut.

2. Asas Manfaat

Penyelenggaraan program sadar wisata diarahkan untuk dapat memberikan manfaat dan dampak praktis baik Ekonomi, Sosial, Budaya, Ilmu Pengetahuan maupun Lingkungan. (Editor : Rafans Manado – dari berbagai sumber),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s