Gunung Berapi Lokon Dan Potensi Wisata Tomohon

Gunung Lokon merupakan salah satu gunung berapi aktif di Indonesia, terletak di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada hari Sabtu 15 September 2012 sekitar pukul 18.53 Wita meletus. Dalam letusan tersebut, lava pijar terlihat terlontar dari kawah Tompaluan.

Letusan Gunung Berapi Lokon di Kota Tomohon – Sulawesi Utara (Sulut)

Lava pijar yang dikeluarkan oleh adanya letusan gunung Lokon ini mencapai 600 meter ke udara sehingga terlihat jelas oleh masyarakat sekitar. Material debu yang dilontarkan oleh gunung Lokon ini diprediksi mencapai 1.500 meter ke arah utara pemukiman penduduk. Letusannya sangat keras berbunyi sehingga terdengar hingga ke Kota Manado sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Utara.

Gunung Lokon tercatat pernah meletus pada tahun 1951, tahun 1991, tahun 2001,  dan tahun 2011.  Status gunung Lokon hingga kini masih pada Level II. 

Gunung Lokon memiliki ketinggian 1.580 meter. Puncak gunung Lokon berjarak sekitar 5.300 meter di sebelah barat laut Kota Tomohon dan sekitar 6.700 meter di sebelah barat daya Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa (Induk). Dari Kota Manado jaraknya hanya sekitar 20 kilometer di barat daya.

Lingkungan alam dan udara yang sejuk, didukung dengan air yang memadai membuat banyak resort dan penginapan dibangun di sekitar kaki gunung Lokon.

Banyak wisatawan lokal, nusantara, dan mancanegara menginap di resort-resort tersebut karena pesona gunung Lokon yang memikat hati. Karena terdapat gunung berapi itu, Tomohon menjadi hunian yang nyaman dan sejuk serta potensi wisata alam dan lingkungannya sangat mempesona.

Setiap kali gunung Lokon, malah makin menarik bagi para wisatawan. Wisatawan tersebut ketika gunung Lokon erupsi malah lebih banyak datang. Terutama tentu saja para vulkanolog.

Di Lokon Beautique Resort, ada lapangan rumput, dari situ para wisatawan dapat melihat dengan jelas letusan gunung Lokon lalu memotret atau sekedar menikmatinya.

Wisatawan mancanegara yang banyak datang ke Kota Tomohon berasal dari Eropa bagian barat, Inggris, Malaysia, dan Singapura. Di tahun 2010 wisatawan mancanegara yang datang ke Kota Tomohon ada sekitar 3.500 orang. Sementara di tahun 2011, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara naik menjadi 3.800 orang.

Kota Tomohon saat ini sementara berupaya mengembangkan agrowisatanya karena merupakan areal perkebunan sayur, bunga, dan buah. Selain itu Kota Tomohon sudah terdapat agrowisata stoberi yang dikembangkan sejak tahun 2011. (Oleh : Rafans Manado),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s