Asosiasi Hiburan Dan Rekreasi Manado

Dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan materi yang diatur didalamnya, yakni mengenai antara lain : hak dan kewajiban masyarakat; wisatawan; pelaku usaha; Pemerintah dan Pemerintah Daerah; pembangunan kepariwisataan yang komprehensif dan berkelanjutan; koordinasi lintas sektor; pengaturan kawasan strategis; pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah di dalam dan di sekitar destinasi pariwisata; badan promosi pariwisata; asosiasi kepariwisataan; standarisasi usaha; kompetensi pekerja pariwisata; dan pemberdayaan pekerja pariwisata melalui pelatihan sumber daya manusia.

Logo Ashiri Manado

Logo Ashiri Manado

Pasal 22 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan diisyaratkan, bahwa setiap pengusaha pariwisata berhak : mendapatkan kesempatan yang sama dalam berusaha di bidang kepariwisataan; membentuk dan menjadi anggota asosiasi kepariwisataan; mendapatkan perlindungan hukum dalam berusaha; dan mendapatkan fasilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat merupakan bagian dari hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negere Republik Indonesia Tahun 1945.

Sebagai wadah dalam menjalankan kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat, organisasi kemasyarakatan berpartisipasi dalam pembangunan untuk mewujudkan tujuan nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Organisasi kemasyarakatan adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukrelah berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Organisasi kemasyarakatan memiliki lingkup nasional, provinsi, atau kabupaten/kota dan dapat berbadan hukum yang berbasis anggota atau tidak berbadan hukum yang tidak berbasis anggota.

Penyelenggaraan pembangunan kepariwisataan memiliki arti yang sangat strategis dalam mendorong kegiatan ekonomi, seni budaya, sosial politik, teknologi, serta keamanan dan ketertiban melalui usaha pendayagunaan berbagai potensi destinasi pariwisata sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam melaksanakan pembangunan kepariwisataan, maka prakarsa masyarakat sangat diperlukan sebagai perwujudan peran serta masyarakat menjadi pelaku pariwisata melalui peningkatan partisipasi masyarakat mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelestariannya.

Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan kepariwisataan dewasa ini dan kedepan, menjadi sangat penting serta mendesak untuk segera ditingkatkan sebagai manivestasi dari rasa perhatian agar terlaksananya pembangunan kepariwisataan berdasarkan azas manfaat, kepentingan umum, inovasi sumber daya, proporsional, profesional, transparan, akuntabilitas, dan kepastian hukum guna meningkatkan citra pariwisata dan terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat umum.

Pemerintah Kota Manado mengharapkan agar masyarakat termasuk didalamnya para pelaku usaha hiburan dan rekreasi serta para pemerhati pariwisata agar tidak saja sebagai penerima dari manfaat dan keuntungan pembangunan kepariwisataan, akan tetapi juga dapat berperan menjadi pendorong dalam pelaksanaan pembangunan kepariwisataan.

Para pelaku usaha hiburan dan rekreasi serta para pemerhati pariwisata Kota Manado memiliki kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggaraan kepariwisataan melalui penyampaian saran, pendapat, pertimbangan, dan aspirasi serta melakukan berbagai bentuk event dan media pariwisata.

Salah satu usaha dalam rangka meningkatkan peran serta para pelaku usaha hiburan dan rekreasi serta para pemerhati pariwisata dalam pembangunan kepariwisataan Kota Manado adalah membentuk suatu wadah organisasi sebagai sarana penyampaian saran, pendapat, pertimbangan, aspirasi, dan penyelenggaraan berbagai bentuk event dan media pariwisata.

Berdasarkan pemikiran sebagaimana tersebut diatas, maka para pelaku usaha hiburan dan rekreasi serta para pemerhati pariwisata di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berinisiatif untuk berperan serta dalam pelaksanaan pembangunan kepariwisataan Kota Manado melalui suatu wadah organisasi yang diberi nama : ”ASHIRI MANADO” sebagai singkatan dari ”Asosiasi Hiburan dan Rekreasi Manado”.

Yang dimaksud dengan :

  1. Usaha adalah setiap tindakan atau kegiatan dalam bidang perekonomian yang dilakukan untuk tujuan memperoleh keuntungan dan/atau laba.
  2. Usaha penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi yang selanjutnya disebut usaha pariwisata adalah usaha penyelenggaraan kegiatan berupa usaha seni pertunjukan, arena bermain, karaoke, serta kegiatan hiburan dan rekreasi lainnya yang bertujuan untuk pariwisata, tetapi tidak termasuk didalamnya wisata tirta dan spa (sante par aqua).
  3. Gelanggang olagraga adalah usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas untuk berolahraga dalam rangka rekreasi dan hiburan.
  4. Gelanggang seni adalah usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas untuk melakukan kegiatan seni atau menonton karya seni dan/atau pertunjukan seni.
  5. Arena permainan adalah usaha yang menyediakan tempat menjual dan fasilitas untuk bermain dengan ketangkasan.
  6. Hiburan malam adalah usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas bersantai dan melantai diiringi musik dan cahaya lampu dengan atau tanpa pramuria.
  7. Panti pijat adalah usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas pemijatan dengan tenaga pemijat yang terlatih.
  8. Taman rekreasi adalah usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas untuk berekreasi dengan bermacam-macam atraksi.
  9. Karaoke adalah usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas menyanyi dengan atau tanpa pemandu lagu.
  10. Jasa impresariat/promotor adalah usaha pengurusan penyelenggaraan hiburan, berupa mendatangkan, mengirimkan, maupun mengembalikan artis dan/atau olahragawan Indonesia dan asing, serta melakukan pertunjukan yang diisi oleh artis dan/atau olahragawan yang bersangkutan.
  11. Pengusaha pariwisata yang selanjutnya disebut dengan pengusaha adalah perseorangan atau badan usaha yang melakukan kegiatan usaha pariwisata bidang usaha penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi.

Bidang usaha penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi meliputi jenis usaha :

  1. Gelanggang Olahraga, dengan sub jenis usaha yaitu Lapangan Golf, Rumah Bilyard, Gelanggang Renang, Lapangan Tenis, Gelanggang Bowling, dan sub jenis lainnya.
  2. Gelanggang Seni, dengan sub jenis yaitu Sanggar Seni, Galeri Seni, Gedung Pertunjukan Seni, dan sub jenis lainnya.
  3. Arena Permainan, dengan sub jenis usaha yaitu Arena Permainan dan sub jenis usaha lainnya.
  4. Hiburan Malam, dengan sub jenis usaha yaitu Kelab Malam, Diskotek, Pub, dan sub jenis usaha lainnya.
  5. Panti Pijat, dengan sub jenis usaha yaitu Panti Pijat dan sub jenis usaha lainnya.
  6. Taman Rekreasi, dengan sub jenis usaha yaitu Taman Rekreasi, Taman Bertema, dan sub jenis usaha lainnya.
  7. Karaoke, dengan sub jenis usaha yaitu Karaoke.
  8. Impresariat/Promotor, dengan sub jenis usaha yaitu Usaha Jasa Impresariat/Promotor.

Sebagai catatan : Pengusaha perseorangan yang tergolong usaha mikro atau kecil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dibebaskan dari keharusan untuk melakukan pendaftaran usaha pariwisata.

ASHIRI MANADO didirikan oleh para Pelaku Usaha Hiburan dan Rekreasi serta para Pemerhati Pariwisata Manado di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal, 29 September 2014 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya. Pusat organisasi ASHIRI MANADO berkedudukan di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ASHIRI MANADO berazaskan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ciri khas ASHIRI MANADO, adalah wadah organisasi sebagai tempat berhimpun dari para Pelaku Usaha Hiburan dan Rekreasi serta para Pemerhati Pariwisata Kota Manado. ASHIRI MANADO merupakan organisasi yang bersifat Asosiasi (perkumpulan) sebagai suatu kehidupan bersama antar individu dalam suatu ikatan.

Tujuan ASHIRI MANADO, adalah :

  1. Memberdayakan dan melestarikan usaha hiburan dan rekreasi Kota Manado sebagai modal dasar pembangunan dan pengembangan pariwisata.
  2. Membantu Pemerintah Kota Manado dalam menyelenggarakan pembangunan dan pengembangan pariwisata.
  3. Meningkatkan partisipasi para pelaku usaha hiburan dan rekreasi dalam kegiatan pembangunan dan pengembangan kepariwisataan Kota Manado.
  4. Memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Manado di bidang pariwisata dan membantu mendorong pemerataan kesempatan berusaha dan memperoleh manfaat serta mampu menghadapi tantangan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global.
  5. Menjaga nilai-nilai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Kota Manado.
  6. Melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika, dan budaya serta adat istiadat yang hidup dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat Kota Manado.
  7. Menjaga dan melestarikan lingkungan hidup Kota Manado.
  8. Mengembangkan kesetiakawanan sosial, kegotong-royongan, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Manado.
  9. Menjaga, memelihara, dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mewujudkan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ASHIRI MANADO, berfungsi sebagai sarana :

  1. Penyaluran kegiatan sesuai kepentingan anggota.
  2. Pembinaan dan pengembangan anggota untuk mewujudkan tujuan organisasi.
  3. Penyerap dan penyaluran aspirasi anggota.
  4. Pemenuhan pelayanan sosial kemasyarakatan anggota.
  5. Partisipasi anggota untuk memelihara, menjaga, dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
  6. Pemelihara dan pelestari norma, nilai, dan etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

ASHIRI MANADO, merupakan Organisasi Masyarakat (Ormas) lokal dengan ruang lingkup Kota Manado di Provinsi Sulawesi Utara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ASHIRI MANADO mempunyai tugas utama, yaitu :

  1. Melakukan pendayagunaan dan pengembangan potensi destinasi pariwisata Kota Manado.
  2. Melakukan pembinaan dan pendampingan bagi anggota.
  3. Melakukan usaha dan upaya peningkatkan sadar wisata masyarakat Kota Manado serta masyarakat Kota Manado yang sadar wisata melalui program Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah tamah, dan Kenangan).
  4. Menyelengarakan berbagai bentuk event dan media pariwisata Kota Manado.

Pada dasarnya setiap pelaku usaha hiburan dan rekreasi serta para pemerhati pariwisata yang berusaha dan berdomisili di wilayah Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, adalah dan dapat menjadi anggota ASHIRI MANADO.

Kepengurusan ASHIRI MANADO terdiri dari :

  1. Penasehat ASHIRI MANADO.
  2. Dewan Kehormatan ASHIRI MANADO.
  3. Badan Pimpinan Organisasi ASHIRI MANADO atau disingkat BPO ASHIRI MANADO. (by : Rafans),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s